Oleh: Ferdinan Sihombing, S.Kep., Ners, M.Kep | 30 Desember 2009

SEBUAH ABSTRAKSI KTI ASUHAN KEBIDANAN


ABSTRAK

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. E. D. G1P0A0 Gravida 38-39 minggu Presentasi Bokong Kaki di BPS Bidan ……..

Nama: ……………..

NIM: ……………..

5 Bab 59 halaman 5 lampiran

Latar belakang: Persalinan macet dan ruptur uteri akibat sungsang menyumbangkan 70% dari semua penyebab kematian ibu. Survei BPS tahun 2007 AKI di Indonesia adalah 248/100.000. Jawa Barat memiliki kontribusi yang besar terhadap tingginya AKI di Indonesia, yaitu 1/5 dari jumlah kematian yang ada. AKB 35 per 1.000 kelahiran hidup. AKB Jawa Barat yaitu 38 per 1000 kelahiran hidup, dengan kota Bandung mencapai 35,56 per 1000 kelahiran hidup.

Tujuan: Melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif melalui pendekatan manajemen kebidanan pada kasus kehamilan dan persalinan sungsang sehingga dapat menurunkan atau menghilangkan angka kesakitan/kematian ibu dan anak, serta untuk mendapatkan generasi penerus yang lebih baik.

Hasil: Dalam pelaksanaan manajemen kebidanan, menginterpretasikan data dasar, mengidentifikasi, membuat diagnosa dan memberikan tindakan asuhan kebidanan, terdapat beberapa kesesuaian dan perbedaan antara dalam teori dan kenyataannya pada kasus ini baik pada kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir.

Kesimpulan: Asuhan kebidanan yang komprehensif melalui pendekatan manajemen kebidanan pada kasus kehamilan dan persalinan sungsang akan dapat memberikan kontribusi yang besar untuk menurunkan atau menghilangkan angka kesakitan/kematian ibu dan bayi khususnya dengan riwayat kehamilan sungsang, terlebih dengan presentasi bokong kaki.

Kata kunci: Kehamilan, letak sungsang, asuhan kebidanan komprehensif, menurunnya AKI/AKB.

Daftar pustaka: 16 buku (tahun 1994 – 2009)

ABSTRACT

Comprehensive midwifery care for Mrs. E. D. with G1P0A0 38-39 weeks of pregnancy and incomplete breech presentation on Bidan ……….. private midwife clinic.

Student’s name: ………………

Student registration number: …………………

5 Chapters 59 pages and 5 enclosures

Background: Delivery process being stuck and rupture of uterus as an impact of pregnancy with malpresentation render 70% from all causes death of mother. BPS’s survey in 2007 indicating that MMR in Indonesia is 248/100.000. West Java has a big contribution to MMR height in Indonesia, that is 1/5 from amount of existing death. IMR is 35 per 1.000 birth of life. IMR of West Java is 38 per 1000 birth of life, which Bandung’s IMR is 35,56 per 1000 birth of life.

Target: Executing comprehensive midwifery care through midwifery management approach at pregnancy case and bearing of malpresentation so that can degrade or eliminate morbidity or mortality rate of child and mother, and also to get better router generation.

Result: In midwifery management execution, interpreting basic data, identifying, making diagnosis and give midwifery care action, there are some according to and difference between in reality and theory at this case at pregnancy, delivery, after delivery, and newborn baby.

Conclusion: Comprehensive care midwifery through midwifery management approach at pregnancy case and malpresentation delivery will be able to give great contribution to degrade or eliminate morbidity/mortality number of baby and mother specially with pregnancy history of malpresentation, particularly incomplete malpresentation.

Key words: Pregnancy, malpresentation, comprehensive midwifery management, degrade  MMR/IMR.

Bibliography 16 books (year 1994 – 2009)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: