Oleh: Ferdinan Sihombing, S.Kep., Ners, M.Kep | 28 Desember 2009

MEMBERIKAN HUKNAH RENDAH


PENGERTIAN

Yang dimaksud memberikan huknah rendah adalah suatu tindakan pemenuhan kebutuhan eliminasi dengan cara memasukkan cairan hangat  melalui anus ke rectum sampai colon desenden dengan mempergunakan kanul recti.

TUJUAN

  1. Merangsang  peristaltik sehingga pasien bisa BAB
  2. Persiapan tindakan operasi / persiapan pemeriksaan radiologi
  3. Memberi rasa nyaman

BEBERAPA HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN

  1. Pemberian huknah rendah adalah tanggung jawab tenaga keperawatan.
  2. Dalam pelaksanaan harus diperhatikan kontra indikasi pemberian huknah tinggi seperti pasien dengan penyakit  jantung tertentu, perdarahan intra abdomen, ibu hamil dengan kontraksi uterus yang kuat.
  3. Bila pada saat pemberian huknah rendah, kanul ada hambatan, jangan dipaksakan, cari tahu penyebabnya, dan bila perlu berkolaborasilah dengan dokter.

PROSEDUR

I.  Persiapan:

  1. Persiapan pasien dan keluarga
    1. Menjelaskan maksud dan tujuan tindakan
    2. Menjelaskan  prosedur tindakan
    3. Posisi pasien diatur miring  ke kiri, posisi sim.
  2. Alat-alat:
    1. Slang/kanul recti sesuai umur pasien.
    2. Handschoen disposible
    3. Nierbekken
    4. Alas bokong dan perlak
    5. Tissue
    6. Vaselin untuk pelicin.
    7. Cairan NaCl 0,9% sebanyak 500-1000 cc yang sudah dihangatkan
    8. Pispot 2 buah
    9. Air dalam botol cebok
    10. Irigator dan selang kanul
    11. Selimut atau kain penutup
    12. Bengkok berisi cairan desinfektan.
    13. Sampiran
  3. Lingkungan

Menjaga privacy pasien

4.   Perawat

  • Mencuci tangan.
  • Menilai keadaan umum pasien dan kemampuan mobilisasi
  • Mengukur tanda-tanda vital

II. Pelaksanaan

  1. Buka pakaian bagian bawah
  2. Pasang pengalas dan perlak di bawah bokong
  3. Pasang selimut, pakaian pasien bagian bawah ditanggalkan.
  4. Dekatkan nierbekken
  5. Perawat memakai  handschoen
  6. Irigator  diisi dengan cairan NaCl  0,9% hangat 1000 cc
  7. Ujung  kanul diolesi  vaselin secukupnya
  8. Pangkal kanul dihubungkan  ke selang dan irigator
  9. Keluarkan udara  dari saluran irigator dan diklem
  10. Tangan kiri  membuka belahan bokong bagian atas, tangan kanan  memasuk kanul ke dalam anus sedalam  7,5 cm sampai dengan 15 cm secara perlahan-lahan sambil pasien dianjurkan menarik nafas panjang, tinggi irigator 30 cm-50 cm dari atas tempat tidur.
  11. Klem slang dibuka, cairan dialirkan perlahan-lahan kurang lebih selama 15-20 menit.
  12. Bila cairan sudah habis klem ditutup dan kanul dikeluarkan secara  perlahan-lahan.
  13. Minta pasien untuk menahan BAB sebentar, kemudian pasang pispot.
  14. Untuk pasien yang dapat mobilisasi berjalan, pasien dapat dianjurkan ke  toilet.
  15. Setelah selesai bersihkan daerah bokong dengan menggunakan  air dan tissue.
  16. Angkat pispot, perlak dan pengalas
  17. Kenakan pakaian bagian bawah, rapikan tempat tidur
  18. Lepaskan handschoen, cuci tangan.
  19. Membuat catatan keperawatan yang mencakup:
  • Respon pasien
  • Tindakan yang dilakukan
  • Keadaan umum pasien
  • Hasil observasi.

Responses

  1. saya lulusan S1 keperawatan tapi belum melanjutkan program profesi (Nurse), apa saya berhak mendapat SIP dan menjadi anggota PPNI,…? sekarang saya sudah bekerja di RS Negri Sebagai Tenaga Honorer tanpa mengantonggi SIP.. Tlg Penjelasan mengenai aturan pengurusan SIP & legalitas saya sebagai perawat Karena saya belum memiliki biaya untuk melanjutkan Profesi.. sebelumnya terimakasih atas informasinya…

  2. untuk luusan S1 saja tanpa melanjutkan ke profesi dan mengantongi gelar Ners maka tidak dapat mengurus SIP. Lulusan S1 Keperawatan legalnya sejauh ini tidak diperbolehkan bekerja di rumah sakit/ pelayanan sebagai perawat, mungkin bs bekerja di RS tetapi di bagian lain,,misal SDM atau administrasi,,(pengalaman teman saya sendiri yg tidak melanjutkan ners); atau bekerja di bidang lain di luar kesehatan karena menggunakan gelar S1 nya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: