Oleh: Ferdinan Sihombing | 3 Februari 2010

ASPEK LEGAL DALAM PROSES PEMBELAJARAN KLINIK KEPERAWATAN


(Pelatihan hari ke-3)

Ternyata tidak gampang juga lho menjadi seorang pembimbing praktek klinik, karena ada implikasi hukum atau legalnya.
Seorang pembimbing praktek klinik hendaknya memahami dengan baik tentang:
1. Tanggung jawab hukum dan etik (antara lain pasal 1365, 1366, 1367 KUH Perdata). Bila terjadi kesalahan/kelalaian yang dilakukan peserta didik; secara PIDANA: peserta didik sudah dewasa sehingga harus bertanggung jawab sendiri atas kesalahan atau kelalaiannya, secara perdata, tanggung jawab bisa ada pada pembimbing klinik atau rumah sakit. (Pembimbing Klinik duit dari mana ya? :))
2. Memahami manajemen risiko serta manajemen mutu asuhan di rumah sakit. Penting untuk melaksanakan manajemen risiko yang proaktif dari pada yang bersifat reaktif sesudah kejadian atau accident.
3. Mengerti kebijakan, protap, protokol, dan ketentuan yang berlaku di lahan praktek.
4. Memahami perjanjian kerjasama antara pendidikan dan pelayanan keperawatan.

(Kata-kata keperawatan dapat dibaca kebidanan. Thanks)

About these ads

Responses

  1. I really like what you guys are up too. This sort of clever work and exposure! Keep up the terrific works guys I’ve you guys to our blogroll.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: